Netrawarga.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Trenggalek bersama sejumlah instansi terkait memulai penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) Pilkada 2024 pada Minggu (24/11/2024).
Penertiban ini berlangsung serentak untuk membersihkan APK Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek.
Komisioner Bawaslu Trenggalek, Farid Wajdi, menjelaskan bahwa penertiban dimulai tepat saat masa tenang diberlakukan pukul 00.00 WIB.
“Pada prinsipnya, semua APK yang terpasang harus dibersihkan untuk memastikan masa tenang berjalan sesuai aturan,” ujarnya.
Sebelum kegiatan, dilakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Perhubungan, Satpol PP, Bakesbangpol, KPU, dan Liaison Officer (LO) pasangan calon.
Penertiban dilakukan secara bertahap dengan membagi wilayah Trenggalek ke dalam dua zona: pertama, dari kantor KPU menuju Kecamatan Tugu di sisi barat, dan kedua, dari KPU ke Kecamatan Durenan di sisi timur.
Fokus awal pembersihan berada di jalan-jalan protokol seperti ruas jalan nasional dan kabupaten sebelum meluas ke jalan-jalan lingkungan.
Dari pemantauan lapangan, APK paling banyak ditemukan di wilayah kecamatan kota Trenggalek, Pogalan, hingga Durenan.
Farid juga menyebut bahwa pembersihan APK menjadi tanggung jawab masing-masing pemasang.
APK yang difasilitasi oleh KPU melalui vendor telah diturunkan terlebih dahulu, sedangkan APK yang dipasang oleh pasangan calon mulai dilepas secara bertahap.
“Beberapa tim pasangan calon sudah mulai menurunkan APK, tetapi karena jumlah personel yang terbatas, belum semua dapat dibersihkan secara tuntas. Kami sudah mengkomunikasikan bahwa APK yang belum diturunkan dapat diambil oleh masyarakat secara gratis,” ungkap Farid.
Inventarisasi Bawaslu menunjukkan, pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur nomor urut 3, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta, memiliki APK terbanyak dengan jumlah 673.
Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak menyusul dengan 635 APK, kemudian Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Hakim dengan 526 APK.
Sementara itu, pasangan calon bupati-wakil bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin-Syah Muhammad Natanegara, memasang 260 APK.
Farid memastikan bahwa proses pembersihan akan terus dilakukan hingga seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek steril dari APK.***










