Hujan Deras Picu Bencana Alam di Trenggalek

Tujuh Kecamatan di Trenggalek mengalami bencana alam setelah dilanda hujan deras.

Netrawarga.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Trenggalek pada Selasa (19/11/2024) memicu bencana hidrometeorologi di tujuh kecamatan.

Berdasarkan laporan BPBD Trenggalek, bencana yang terjadi meliputi pohon tumbang, banjir, hingga tanah longsor, salah satunya di Kecamatan Bendungan.

Di Kecamatan Bendungan, terdapat dua titik longsor yang dilaporkan, yakni di Desa Dompyong dan Desa Surenlor.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, mengungkapkan bahwa longsor di Desa Dompyong sempat menutup total akses jalan menuju Kabupaten Tulungagung melalui Pagerwojo.

“Kita harus mendatangkan alat berat untuk membersihkan material longsor dari jalan,” jelas Triadi, Rabu (20/11/2024).

Proses pembersihan material di lokasi ini berlangsung hingga pukul 00.15 WIB sebelum akhirnya arus lalu lintas kembali normal.

Sementara itu, penanganan longsor di Desa Surenlor dilakukan lebih cepat melalui gotong royong pentahelix.

Meski begitu, BPBD Trenggalek terus meningkatkan kewaspadaan mengingat karakteristik bencana yang berbeda-beda di setiap kecamatan, mulai dari banjir, angin kencang, hingga longsor.

“Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, cuaca ekstrem dan ancaman hidrometeorologi masih akan terjadi setidaknya hingga tanggal 25 November,” ungkap Triadi.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah meningkatkan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC), berkoordinasi dengan TNI dan Polri, serta melakukan berbagai upaya pencegahan, termasuk normalisasi saluran irigasi dan susur sungai.

“Ketika beberapa jembatan masih ada sampah, harus dilakukan pembersihan. Kami juga sudah berkomunikasi dengan BBPJN untuk merampingkan pohon-pohon yang berpotensi membahayakan,” tegasnya.***