KPPS Gunakan Seragam SD untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Petugas KPPS Gunakan Seragam SD untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Petugas KPPS Gunakan Seragam SD untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Netrawarga.com – Dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih, KPPS di TPS 2 Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek memiliki cara unik.

KPPS memilih untuk mengenakan seragam sekolah dasar (SD) berwarna putih merah, yang tampak mencolok dibandingkan dengan seragam resmi yang biasa dikenakan petugas pemilu.

Keputusan ini bukan hanya untuk menarik perhatian, tetapi KPPS juga ingin menyampaikan pesan yang dalam bagi masyarakat dan politisi.

Bambang Setiyono, Ketua KPPS TPS 2 Buluagung, menyatakan bahwa tujuan utama pemakaian seragam SD adalah untuk memberikan pesan persatuan dan mengurangi ketegangan politik pasca-pemilihan.

“Kami ingin mengajak masyarakat dan politisi untuk kembali bersatu setelah proses pemilihan selesai, seperti anak-anak yang bermain tanpa menyimpan dendam,” jelas Bambang.

Bambang berharap dengan penampilan nyeleneh ini, pemilih merasa lebih nyaman dan terbuka untuk menyalurkan hak suara mereka tanpa tekanan politik.

Selain itu, Bambang mengungkapkan bahwa ide kreatif ini juga bertujuan untuk mengatasi rendahnya tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada, yang sering kali lebih rendah dibandingkan dengan Pemilu Legislatif.

Dengan penampilan yang berbeda dan menyenangkan, Bambang berharap warga merasa lebih termotivasi untuk datang ke TPS dan memberikan suara mereka.

“Kami ingin mengingatkan bahwa memilih adalah hak, dan itu harus dilakukan dengan semangat, tanpa rasa terpaksa,” tambah Bambang.

Inisiatif ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat, yang merasa terhibur dengan penampilan para petugas KPPS.

Bahkan, seragam SD yang dikenakan oleh petugas dibeli secara swadaya oleh mereka, sebagai bentuk komitmen untuk menyukseskan pemilu yang bersih dan partisipatif.

Dengan total 555 DPT dan 430 suara yang masuk, tingkat partisipasi mencapai 77%, yang mencerminkan keberhasilan inisiatif kreatif ini dalam menarik minat pemilih.

Bambang dan timnya berharap bahwa pesan persatuan dan pentingnya partisipasi ini dapat menginspirasi TPS lainnya untuk mencari cara-cara kreatif dalam meningkatkan antusiasme masyarakat dalam setiap pesta demokrasi.***