NETRA WARGA | Trenggalek- Sebagai wilayah dengan perairan yang luas dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, Polres Trenggalek terus meningkatkan pengawasan untuk menjaga kedaulatan NKRI.
Langkah ini diwujudkan melalui patroli rutin ke pulau-pulau terluar dan terpencil, seperti yang dilakukan pada Rabu (6/11), guna memastikan perairan tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Watulimo, Iptu Muri, menjelaskan bahwa patroli kali ini melibatkan tidak hanya anggota Polsek Watulimo, tetapi juga Satpolairud dan Posmat TNI AL yang berada di Watulimo.
“Iya benar, hari ini kami bersama stakeholder terkait melaksanakan patroli ke pulau terluar, yaitu Pulau Sekel dan Panehan,” ungkap Iptu Muri.
Mengingat keterbatasan kapal patroli dan jarak tempuh yang jauh, tim menggunakan dua kapal nelayan besar yang biasa digunakan untuk melaut.
Dengan kapal ini, patroli dapat menjangkau Pulau Sekel dan Panehan secara lebih efektif dan aman.
Patroli ini bertujuan mencegah berbagai tindak kejahatan laut seperti pencurian ikan, penyelundupan, serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
“Ini juga sebagai bentuk keseriusan kami dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, di mana salah satunya adalah menangkal kejahatan laut dan TPPO,” tambahnya.
Selama patroli berlangsung, ombak yang cukup besar membuat kapal tidak bisa bersandar di kedua pulau, sehingga petugas berpatroli mengelilingi pulau untuk memantau aktivitas sekitar.
“Terlalu bahaya jika dipaksakan sandar karena dikelilingi pulau banyak batu karang,” ujarnya.
Sebagai informasi tambahan, Pulau Sekel yang berada di Samudra Hindia dan berbatasan dengan Australia, memiliki luas sekitar 300 meter persegi dan tidak berpenghuni. Pulau ini berada pada koordinat 080 24′ 350″ LS dan 1110 42′ 547″ BT.
Sementara itu, Pulau Panehan terletak di selatan Desa Munjungan dan Singgihan, dengan luas 0,0535 kilometer persegi dan panjang pantai 1,8 kilometer.
Pulau tersebut dikelilingi oleh pulau-pulau kecil lainnya seperti Pulau Prenjana dan Pulau Kalungan. Sedangkan, Pulau Panehan juga tidak berpenghuni, namun terdapat dua orang yang bertugas menjaga lampu suar di pulau tersebut. (Lia)












