Potensi Kelautan dan Produksi Perikanan Trenggalek Naik Signifikan

Potensi Kelautan dan Produksi Perikanan Trenggalek Naik Signifikan
Potensi Kelautan dan Produksi Perikanan Trenggalek Naik Signifikan

NETRA WARGA – Menyambut semangat Hari Maritim, Kabupaten Trenggalek mencatat lonjakan signifikan dalam potensi kelautannya.

Data terbaru dari Dinas Perikanan setempat menunjukkan proyeksi produksi perikanan tangkap tahun 2025 mencapai 2.715,35 ton, angka yang diyakini mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menopang ekonomi maritim nasional.

Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek, Cusi Kurniawati, menyampaikan bahwa tren produksi perikanan terus menunjukkan grafik positif dalam tiga tahun terakhir.

“Produksi naik dari 4.867,09 ton pada 2023 menjadi 5.108,78 ton di 2024 dan hingga semester I 2025 sudah mencapai setengah dari capaian tahun sebelumnya, yaitu 2.715,35 ton berdasarkan data terbaru,” jelas Cusi.

Budidaya Udang, Kerapu, dan Lobster Alami Lonjakan

Selain hasil tangkapan laut, sektor budidaya juga menunjukkan perkembangan menggembirakan. Berdasarkan data tahun 2024, terdapat 47 RTP tambak yang tersebar di Kecamatan Panggul (29), Munjungan (5), dan Watulimo (13). Sementara itu, 21 RTP Laut tercatat seluruhnya berada di Kecamatan Watulimo.

Produksi komoditas unggulan budidaya mencatat kenaikan signifikan. Udang meningkat dari 214,25 ton (2023) menjadi 246,29 ton (2024), dengan proyeksi 254,053 ton semester I 2025.

Kerapu melonjak dari 1.569 ton (2023) menjadi 2.115 ton (2024), diproyeksikan 2.119,414 ton semester I 2025.

Sementara itu, lobster juga naik tajam dari 0,273 ton (2023) menjadi 0,727 ton (2024), dengan proyeksi menembus 1,119 ton semester I 2025.

Kontribusi untuk Ekonomi Maritim

Cusi menegaskan, capaian tersebut tidak hanya menunjukkan keberhasilan pengelolaan perikanan tangkap dan budidaya, tetapi juga menegaskan peran Trenggalek sebagai daerah dengan potensi maritim yang terus berkembang.

“Potensi kelautan kita saat ini mencapai 2.715,35 ton. Bukan sekadar angka, tetapi ini menunjukkan potensi nyata melalui sektor maritim,” ungkapnya.

Dengan peningkatan yang konsisten, sektor kelautan dan perikanan di Trenggalek diharapkan terus menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memberi kontribusi penting bagi pembangunan maritim Indonesia.