NETRA WARGA | Trenggalek- Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar acara “Fishtival” di Pendopo Manggala Praja Nugraha.
Acara tersebut dilakukan guna menggencarkan pola konsumsi ikan yang dimaksudkan untuk menekan angka stunting di Kota Alen-alen.
Dalam acara tersebut terdapat ratusan siswa Sekolah Dasar yang dilibatkan untuk mendorong kegemaran mereka dalam mengkonsumsi ikan.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan menekan angka stunting di Kabupaten Trenggalek.
Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Trenggalek, Dyah Wahyu Ermawati, mengungkapkan bahwa dengan mengkonsumsi ikan merupakan sumber protein dan omega 3 yang penting untuk pertumbuhan anak.
“Kebutuhan protein dan gizi anak-anak harus terpenuhi. Ikan merupakan sumber protein dan omega 3 yang baik untuk dikonsumsi oleh anak-anak,” ucap Dyah.
Berdasarkan data dari Dinas Perikanan Trenggalek, angka konsumsi ikan di Trenggalek meningkat setiap tahunnya, dari 31,6 kilogram per kapita pada 2021 menjadi 41,21 kilogram per kapita pada 2023.
Kendati demikian, Erma menilai angka ini perlu untuk terus ditingkatkan agar lebih optimal dalam mendukung kesehatan masyarakat, terkhusus dalam menekan angka stunting.
Strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan konsumsi ikan mencakup pemanfaatan ikan tangkap dan ikan budidaya untuk dikonsumsi.
Bagi warga pesisir seperti di Watulimo, Munjungan, dan Panggul, ikan tangkap lebih mudah diakses lantaran tempat tinggalnya yang dekat dengan laut.
Sedangkan, di daerah pegunungan seperti Pule dan Bendungan, ikan budidaya seperti lele dan patin menjadi alternatif untuk mendapatkan pasokan protein dan omega 3.
“Bahan baku ikan tersedia di Trenggalek, sehingga kita tidak perlu mengambil dari luar. Ini akan memutar perekonomian daerah,” tambah Dyah.
Dyah juga menggarisbawahi dampak positif program ini terhadap ekonomi lokal yang menurutnya laju perputaran ekonomi dapat berlangsung secara apik.
Fishtival juga melibatkan pelatihan memasak bagi ibu-ibu untuk menyajikan menu berbahan ikan yang kreatif agar anak-anak lebih bersemangat dan semakin doyan mengonsumsinya.
Menurut Dyah, konsumsi ikan yang lebih tinggi diharapkan berkontribusi menurunkan angka stunting di Trenggalek dan acara ini telah menunjukkan upaya Pemkab Trenggalek dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konsumsi. (Lia)












