BPBD Jatim Tinjau Jembatan Rusak Akibat Banjir di Trenggalek

BPBD Jatim terjun untuk meninjau kerusakan Jembatan Tawing akibat banjir.

NETRA WARGA | Trenggalek- Sebuah jembatan penghubung antar dusun di Desa Tawing, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, terputus akibat luapan banjir yang terjadi 20 Oktober lalu.

Merespons kerusakan ini, Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, bersama Kepala Bakorwil I Madiun, Heru Wahono Santoso terjun langsung untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi jembatan pada Rabu (30/10/2024).

Jembatan yang terputus ini memiliki dimensi lebar 3 meter, panjang 36 meter, dan tinggi 3,5 meter dan harus terputus total lantaran banjir yang disebabkan oleh hujan deras.

Akibat kerusakan tersebut, akses utama warga terputus dan memaksa mereka untuk menempuh jalur alternatif dengan jarak memutar sejauh 5 km.

Kondisi ini mempersempit ruang gerak masyarakat, khususnya dalam aktivitas ekonomi dan transportasi sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Bakorwil I Madiun, Heru Wahono, berjanji akan segera melaporkan kondisi dari jembatan tersebut kepada Pj Gubernur Jatim guna mempercepat perbaikan.

Perbaikan jembatan ini penting untuk segera dilakukan karena menjadi jalur ekonomi bagi warga untuk mengangkut hasil laut dan pertanian.

Di sisi lain, Kepala Desa Tawing, Krinowo, menambahkan bahwa putusnya jembatan ini hampir menimbulkan korban jiwa.

Sebuah motor yang sedang melintas terjatuh, namun pengendaranya berhasil selamat meski kendaraannya terjebak di dasar sungai.

Krinowo berharap perbaikan dapat segera dilakukan mengingat peran vital jembatan sebagai penghubung ekonomi warga. (Lia)