Warga Pogalan Meninggal Dunia Usai Terjebur Sumur

Warga Pogalan Meninggal Dunia Usai Terjebur Sumur
Warga Pogalan Meninggal Dunia Usai Terjebur Sumur

Netrawarga.com – Proses evakuasi korban terjebur sumur di Dusun Gebang, Desa Ngadirejo, Kecamatan Pogalan, berhasil dilakukan oleh tim BPBD Trenggalek bersama Basarnas pada Minggu (05/01/2025).

Korban, Paerah (71), seorang lansia, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar sumur. Kejadian bermula pada malam sebelumnya, ketika korban mengeluhkan pusing.

“Diperkirakan sekitar pukul 02.00 WIB, korban hendak mengambil air wudhu di kamar mandi yang berada di dekat sumur untuk melaksanakan salat tahajud,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono.

Pagi harinya, saudara korban, Ibu Waginah, yang mendatangi rumah korban, tidak menemukan keberadaan korban hingga mencari di dekat sumur.

“Setelah memeriksa area sekitar, ia menemukan sandal dan sajadah korban di dekat sumur. Saat melihat ke dalam sumur, ia mendapati bahwa korban terjebur sumur diduga karena terpeleset,” sambung Triadi.

Evakuasi Korban Terjebur Sumur di Pogalan

Menindaklanjuti laporan ini, tim BPBD Trenggalek bergerak cepat untuk segera menuju ke lokasi kejadian.

“Personel berangkat dari Mako BPBD pada pukul 07.15 WIB dengan kendaraan operasional TRC AG 8213 YP,” tutur Triadi.

Mereka tiba di lokasi pukul 07.30 WIB dan langsung melakukan koordinasi sambil menunggu kedatangan Basarnas.

Pukul 07.40 WIB, Basarnas tiba di lokasi, dan bersama-sama dengan tim BPBD, mereka mempersiapkan peralatan untuk proses evakuasi.

“Pukul 08.05 WIB, korban berhasil dievakuasi dari dasar sumur dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap Triadi.

Proses evakuasi korban terjebur sumur berjalan lancar, meskipun membutuhkan kehati-hatian tinggi karena medan yang cukup sulit.

Sumur di Lokasi Kejadian

Setelah evakuasi selesai, tim memberikan santunan duka kepada keluarga korban sebagai bentuk empati.

Triadi juga menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di area rawan kecelakaan seperti sumur.***