Perbaikan Jalan di Hutan Plumpit Pakai Anggaran Emergency

Perbaikan jalan di Hutan Plumpit pakai anggaran emergency

Netrawarga.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perbaikan jalan rusak di kawasan Hutan Plumpit.

Seperti diketahui, jalur tersebut adalah penghubung vital antara Kecamatan Munjungan dan Kecamatan Dongko.

Perbaikan jalan tersebut menjadi prioritas dengan memanfaatkan dana darurat untuk mengatasi kerusakan yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Trenggalek, Ramelan, menjelaskan bahwa perbaikan jalan akan dilakukan secara bertahap hingga selesai.

“Kita sadar kalau pembangunan harus dilakukan dengan prinsip ruas tuntas. Tidak boleh setengah-setengah,” ujarnya, Senin (18/11/2024).

Meski demikian, Ramelan mengakui bahwa keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam menyelesaikan perbaikan seluruh ruas jalan.

“Masalahnya ada di anggaran, anggaran, dan anggaran. Tetapi di ruas ini (Hutan Plumpit), kita tidak pernah berhenti. Setiap tahun ada pembangunan, seperti tahun kemarin melalui dana PEN yang mencakup 5,90 kilometer jalan,” tambahnya.

Untuk perbaikan mendesak di 2025, Pemkab Trenggalek akan mengalokasikan dana emergency sebesar Rp 900 juta.

Dana ini akan digunakan untuk memperbaiki titik-titik kritis pada jalan di kawasan Hutan Plumpit.

“Saya berharap ini bisa tuntas. Kita sudah mendengar dukungan dari DPRD yang menjanjikan perbaikan pada 2026. Itu kabar baik,” katanya.

Ramelan juga menjelaskan bahwa dalam anggaran tahun 2024 dan 2025, sebenarnya tidak ada pengalokasian khusus untuk perbaikan jalan di Hutan Plumpit.

Oleh karena itu, dana emergency menjadi solusi sementara untuk mengatasi kebutuhan mendesak tersebut.

Masyarakat Munjungan dan Dongko menyambut baik langkah Pemkab ini.

Jalan di Hutan Plumpit merupakan akses utama yang mendukung kegiatan ekonomi dan sosial kedua kecamatan.

Dengan perbaikan yang tuntas, diharapkan aktivitas masyarakat kembali normal tanpa hambatan.***