Minimnya Pengajuan Ramp Check Sebelum Studi Tour

Dishub Trenggalek melakukan ramp check pada moda transportasi jamaah haji.

Netrawarga.com – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Trenggalek mengingatkan pentingnya pelaksanaan ramp check pada moda transportasi.

Ramp check bertujuan memastikan keamanan dan kelayakan kendaraan, terutama untuk kegiatan seperti studi tour yang sering diadakan oleh sekolah-sekolah pada akhir tahun.

Kabid Angkutan Dishub Trenggalek, Budi Supriyanto, mengungkapkan bahwa sepanjang semester pertama 2024, hanya ada empat pengajuan ramp check di luar jadwal rutin yang diterima Dishub.

“Keempat pengajuan ramp check tersebut adalah pengajuan di luar jadwal rutin Dishub. Yaitu dilakukan untuk Pemberangkatan Haji, Balik Gratis, serta dua studi tour dari salah satu SMA dan SMP,” jelas Budi.

Ramp check melibatkan pemeriksaan komprehensif, termasuk kondisi fisik kendaraan, fungsi alat operasional, sistem kemudi, roda, lampu, hingga fasilitas tanggap darurat.

Tak hanya itu, kelengkapan administrasi kendaraan juga menjadi bagian dari pengecekan saat ramp check

Menurut Budi, pelaksanaan ramp check bertujuan mengurangi risiko kecelakaan yang diakibatkan oleh kerusakan teknis kendaraan maupun human error.

“Ramp check sangat penting untuk menekan angka fatalitas kecelakaan, baik yang disebabkan oleh faktor teknis maupun human error,” ujarnya.

Budi menyoroti adanya event organizer (EO) yang menawarkan tarif murah, tetapi menggunakan kendaraan yang tidak layak jalan.

“Ada kendaraan tua yang tampilan luarnya diperbaiki, tetapi kondisi teknisnya tidak aman. Penambahan bodi atau kapasitas penumpang dapat meningkatkan berat kendaraan, yang pada akhirnya mengurangi daya pengereman,” jelas Budi.

Dishub menekankan bahwa ramp check adalah langkah preventif sesuai arahan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan tidak dipungut biaya.

Oleh karena itu, pihak sekolah atau EO tidak perlu khawatir mengenai biaya tambahan.

“Sayangnya, masih ada pihak yang mengabaikan pentingnya ramp check ini. Padahal, keselamatan peserta studi tour harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Dishub berharap, melalui ramp check, risiko kecelakaan akibat kendaraan yang tidak layak jalan dapat diminimalkan.

“Kami mengimbau sekolah-sekolah yang akan mengadakan studi tour untuk segera mengajukan ramp check, demi memastikan kendaraan yang digunakan aman dan layak,” tutup Budi.***