Paguyuban Pencak Silat Tulungagung Siap Jaga Kamtibmas Jelang Lebaran

Paguyuban Pencak Silat Tulungagung Siap Jaga Kamtibmas Jelang Lebaran
Paguyuban Pencak Silat Tulungagung Siap Jaga Kamtibmas Jelang Lebaran

Netrawarga.com – Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, bersama Pejabat Utama (PJU) Polres menghadiri pertemuan rutin Paguyuban Pencak Silat Kabupaten Tulungagung di Arloji Cafe, Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kamis (27/03/2025) malam.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menekankan pentingnya peran aktif perguruan pencak silat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama menjelang Idul Fitri 1446 H.

“Dengan rutin dilakukan pertemuan, makin meningkatkan silaturahmi, komunikasi, dan koordinasi, serta membangkitkan semangat agar Tulungagung tetap aman,” ujar AKBP Taat.

Menurutnya, peran ketua perguruan dan sesepuh sangat strategis dalam mengendalikan serta mengarahkan anggotanya agar tidak terlibat dalam potensi konflik.

Dirinya juga memberikan apresiasi perihal situasi keamanan yang semakin membaik selama delapan bulan terakhir.

“Harapan kita tentu potensi konflik ini bisa diminimalkan. Alhamdulillah, dibanding akhir 2024 lalu, kondisi saat ini jauh lebih kondusif,” tandasnya.

Pakta Integritas Perguruan Pencak Silat

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan Pakta Integritas oleh perwakilan perguruan pencak silat di Tulungagung.

Kesepakatan ini bertujuan menjaga stabilitas keamanan selama perayaan Idul Fitri 1446 H.

Beberapa poin utama dalam pakta integritas tersebut antara lain:

  1. Perguruan pencak silat berkomitmen menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif dengan tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengganggu Kamtibmas.
  2. Melarang anggotanya mengadakan takbir keliling atau konvoi pada malam takbiran.
  3. Menjaga hubungan harmonis antaranggota perguruan silat.
  4. Seluruh kegiatan Idul Fitri seperti halalbihalal dan kopdar wajib dilaksanakan pada siang hari dan harus diberitahukan secara tertulis kepada kepolisian.
  5. Jika terjadi gesekan antaranggota perguruan, ketua atau sesepuh bertanggung jawab membantu mengenali dan menyelesaikan permasalahan secara profesional.

Kapolres berharap komitmen ini dapat menjadi pedoman bagi seluruh anggota perguruan pencak silat dalam menjaga keamanan Tulungagung, terutama di momen Lebaran.***