NETRA WARGA | Trenggalek— Sejumlah petugas kepolisian dari Satlantas Polres Trenggalek melakukan pemetaan dan pengecekan kondisi jalan di sepanjang akses masuk Desa Senden, Kecamatan Kampak, Senin (11/11).
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah tersebut.
Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno, menyebutkan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk menilai kondisi jalan yang rusak, terutama pada musim penghujan, yang bisa menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan.
“Kondisi jalan yang berlubang, terutama saat musim hujan, berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas,” jelas AKP Agus.
Pengecekan ini juga merupakan respons atas keluhan warga terkait kondisi jalan rusak di jalur yang menghubungkan Kecamatan Kampak dan Watulimo, jalur utama yang penting bagi aktivitas masyarakat, termasuk arus menuju pasar dan sekolah.
Hasil pengecekan di sepanjang 2,5 kilometer menunjukkan bahwa terdapat sekitar 50 titik jalan yang rusak, mulai dari aspal terkelupas hingga lubang dalam dengan ukuran yang bervariasi, dari diameter 50 cm hingga mencapai lebar 20 meter.
Kondisi ini semakin berbahaya saat hujan, karena lubang tertutup air dan sulit dilihat oleh pengendara.Sebagai penanganan sementara, petugas menandai titik-titik jalan yang rusak dan memasang tanda peringatan.
Pengguna jalan juga diimbau untuk menurunkan kecepatan dan lebih berhati-hati, terutama saat hujan.
Rencana perbaikan jalan tersebut akan dilaksanakan pada awal tahun 2025, menggunakan anggaran yang telah disiapkan, dengan perkiraan mulai dari Januari hingga Maret.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, dan perbaikan akan dilaksanakan dengan anggaran tahun 2025,” tutup AKP Agus. (Lia)










