NETRA WARGA | Trenggalek— Warga Desa Senden, Kecamatan Kampak, mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kondisi jalan yang berlubang.
Rasa kecewa pada jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki diungkapkan dengan memasang tulisan-tulisan bernada protes di sekitar jalan yang rusak.
Kepala Desa Senden, Sumarji, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk ungkapan ketidakpuasan warga terhadap kondisi jalan yang telah lama rusak.
“Aksi ini memang muncul karena masyarakat sudah tidak tahan lagi menghadapi kerusakan jalan yang terus-menerus,” ujarnya.
Sumarji menambahkan bahwa pihaknya telah berusaha menyampaikan kondisi ini kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Trenggalek.
“Belum ada perbaikan yang dilakukan. Kami, bersama Camat, sudah dua kali mengajukan perbaikan ke pihak terkait. Namun, tetap menjadi tanggung jawab kami untuk terus mengusulkan,” jelasnya.
Menurut Sumarji, kerusakan jalan sepanjang 1,5 kilometer hingga Pertigaan Dusun Balang ini sudah sering diatasi secara swadaya oleh warga.
“Bagian jalan yang rusak parah sepanjang 1,5 km selalu ditambal warga setiap tahun saat hari raya dengan mengecor jalan. Tapi, kerusakannya tetap kembali,” tuturnya.
Warga berharap upaya mereka mendapat perhatian dari pemerintah daerah agar perbaikan jalan bisa segera dilaksanakan demi kelancaran akses dan keamanan bagi masyarakat. (Lia)












