Netrawarga.com – Warga Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, mulai melayangkan aksi protes terhadap kondisi jalan rusak parah.
Salah satu bentuk protes yang mereka lakukan adalah dengan menanam pohon pisang di jalan berlubang.
“Pemasangan pohon pisang ini sudah dilakukan sejak kemarin sore (16/2),” ujar Imam, salah seorang warga Desa Wonoanti.
Jalur Berlubang Rawan Pengendara Terjatuh

Ia menjelaskan bahwa tujuan dari pemasangan pohon tersebut adalah untuk memberi peringatan kepada pengendara agar lebih berhati-hati saat melintasi jalan rusak.
Imam menambahkan bahwa jalan ini telah menjadi penyebab kecelakaan bagi banyak pengendara.
“Sudah sering banyak orang jatuh akibat lubang yang ada di jalan ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa jalan tersebut sudah belasan tahun tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah.
“Sudah sebelas kali diukur, tapi masih belum ada perbaikan,” terangnya.
Pengendara Kesulitan Taklukkan Jalan Rusak

Berdasarkan pantauan redaksi netrawarga.com, lubang di jalan ini memiliki kedalaman sekitar lima sentimeter dan membentang sepanjang empat hingga lima kilometer.
Selain itu, lubang-lubang tersebut tampak tergenang air akibat hujan yang turun baru-baru ini.Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan tersebut.
“Harapannya jalan dapat segera diperbaiki, jangan hanya dicek saja,” tegas Imam.
Sementara itu, pengendara sepeda motor terlihat kesulitan saat melintasi jalan tersebut.
Banyak dari mereka yang harus berkelok-kelok untuk menghindari lubang-lubang yang tersebar di sepanjang jalan.***












