BMKG Prediksi Trenggalek Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem

BMKG Prediksi Trenggalek Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem
BMKG Prediksi Trenggalek Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem

Netrawarga.com – BMKG Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur pada periode 23-29 Desember 2024.

Kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat, banjir bandang, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, dan hujan es.

Beberapa wilayah di Jawa Timur diminta untuk meningkatkan kewaspadaan pada potensi cuaca ekstrem, termasuk Kabupaten Trenggalek.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menyebutkan bahwa wilayah ini perlu bersiaga menghadapi potensi cauaca ekstrem tersebut.

“Kabupaten Trenggalek menjadi salah satu wilayah yang harus tetap waspada dalam menghadapi cuaca ekstrem,” jelas Triadi.

Menurut Triadi, data BMKG menunjukkan fenomena cuaca ekstrem ini dipicu oleh beberapa faktor, seperti gelombang atmosfer Kelvin dan Equatorial Rossby yang melintasi Jawa Timur, serta massa udara dari Asia yang memicu pertumbuhan awan hujan.

“Saat ini Jawa Timur berada di musim hujan, dan beberapa daerah sudah memasuki puncaknya. Fenomena ini memperkuat potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang,” tambahnya.

Triadi juga mengingatkan masyarakat di wilayah pegunungan dan lereng untuk waspada terhadap tanah longsor.

Sementara itu, daerah dataran rendah berisiko terkena banjir bandang atau genangan akibat curah hujan tinggi.

“Wilayah dengan topografi curam atau tebing sangat rentan terhadap tanah longsor,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk memantau kondisi cuaca terkini melalui situs resmi BMKG atau media sosial BPBD setempat.

“Kami berharap masyarakat tetap siaga, dengan langkah sederhana seperti membersihkan saluran air dan memangkas pohon yang rawan tumbang. Ini bisa mengurangi risiko kerugian akibat bencana,” tuturnya.

Triadi juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan kebutuhan darurat, seperti makanan siap saji, senter, dan dokumen penting yang mudah dijangkau.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan langkah mitigasi berjalan dengan baik. Semoga masyarakat lebih waspada dan aman selama periode ini,” pungkasnya.***