Netrawarga.com – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin secara resmi melepas keberangkatan dua keluarga (KK) asal Trenggalek untuk mengikuti program transmigrasi ke Poso, Sulawesi Tengah.
Acara yang digelar di Gedung Bawarasa itu menjadi momentum penting bagi warga yang berharap memperbaiki taraf hidup di tanah baru.
“Ada dua KK yang kita berangkatkan. Mereka akan menerima tanah seluas dua hektare dan rumah tipe 36 di sana. Saya doakan mereka sukses,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Ipin.
Ia optimistis warganya mampu meraih keberhasilan, mengingat rekam jejak warga Trenggalek yang dikenal memiliki adab baik, etos kerja tinggi, dan tekad kuat.
Program transmigrasi ini selaras dengan upaya pemerintah dalam memperluas lahan pangan dan mendukung ketahanan pangan nasional.
“Dengan keahlian bercocok tanam yang dimiliki warga Trenggalek, program ini juga mendukung visi Presiden Prabowo terkait ketahanan pangan,” tambahnya.
Salah satu peserta transmigrasi, Jarwanto, warga Desa Sidomulyo, mengungkapkan bahwa motivasi utamanya adalah untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.
“Semangat kami ikut program ini adalah untuk mengubah nasib keluarga,” ujarnya.
Jarwanto bersama istri dan dua anaknya akan memanfaatkan lahan yang diberikan untuk berkebun, serta mengandalkan keahlian pertukangannya untuk menambah pendapatan.
Sebelum berangkat, para peserta telah mendapatkan pelatihan berbasis potensi seperti membuat serbuk jahe dan nugget sebagai bekal keterampilan di tempat baru.
Meski berat meninggalkan keluarga besar di Sidomulyo, Jarwanto yakin keputusan ini adalah langkah terbaik untuk masa depan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Trenggalek, Heri Yulianto, menyebut program transmigrasi ini merupakan kolaborasi pemerintah daerah dan pusat untuk membuka peluang baru bagi masyarakat sekaligus berkontribusi pada pembangunan di daerah lain.
“Mereka baru bisa mendapatkan Sertifikat Hak Milik (SHM) setelah tinggal selama 20 tahun di lokasi transmigrasi,” jelasnya.
Dengan semangat dan dukungan yang diberikan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjadi model sukses bagi pelaksanaan transmigrasi di Indonesia. ***












