Hujan Intensitas Sedang Picu Tanah Longsor di Trenggalek

Hujan Intensitas Sedang Picu Tanah Longsor di Trenggalek
Hujan Intensitas Sedang Picu Tanah Longsor di Trenggalek

Netrawarga.com – Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Kecamatan Panggul sejak dini hari hingga pagi, Rabu (11/12), menyebabkan dua kejadian tanah longsor di Desa Ngrencak.

Tanah longsor di kecamatan tersebut mengakibatkan kerusakan pada rumah warga serta infrastruktur di lokasi terdampak.Longsor pertama terjadi di Dusun Kasian, tepatnya pada lahan sirip jalan masuk petak 71 B1.

Material yang terbawa tanah longsor menabrak tembok rumah warga hingga menyebabkan kerusakan parah.

“Tembok setinggi 3 meter dengan lebar 13 meter ini rusak berat, sehingga dua kamar di rumah tersebut ikut terdampak,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono.

Tanah longsor kedua terjadi di Dusun Pager Gunung, RT 25 RW 11 yang melibatkan tebing setinggi 25 meter dengan lebar 50 meter mengalami longsor, sehingga merusak Tembok Penahan Tanah (TPT).

“Keretakan pada TPT setinggi 3 meter dan lebar 13 meter ini memperburuk kondisi kerusakan di lokasi,” tambahnya.

Berdasarkan data dari BPBD Trenggalek, total kerugian diperkirakan mencapai Rp155 juta.

Rinciannya, Rp5 juta akibat kerusakan rumah warga dan Rp150 juta untuk kerusakan TPT.

Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sebagai langkah tanggap, BPBD Trenggalek bersama tim gabungan yang melibatkan aparat desa, Babinsa, BKTM, serta relawan Pramuka Peduli, bergerak cepat dengan menuju ke lokasi kejadian tanah longsor.

Mereka membersihkan material longsor, mendata kerugian, dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi.BPBD Trenggalek turut meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu siaga terhadap potensi longsor susulan, terutama di wilayah rawan,” katanya.

Langkah penanganan cepat dilakukan untuk meminimalkan risiko lebih lanjut dan memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi bencana.

Pihak BPBD bersama aparat terkait juga telah melaporkan kejadian ini ke pihak berwenang untuk penanganan lanjutan.***