Misi Perdagangan Karbon Trenggalek Lewat Pengoptimalan Ekonomi Hijau

Misi Perdagangan Karbon Trenggalek Lewat Pengoptimalan Ekonomi Hijau
Misi Perdagangan Karbon Trenggalek Lewat Pengoptimalan Ekonomi Hijau

Netrawarga.com – Kabupaten Trenggalek tengah mengambil langkah strategis untuk menjadi pemain dalam perdagangan karbon atau carbon trading yang juga terdengar seiring dengan net zero carbon.

Langkah perdagangan karbon ini didukung oleh komitmen kuat dari Bupati Mochamad Nur Arifin terhadap isu lingkungan, menjadikan gagasan tersebut semakin realistis untuk diwujudkan.

Menurut Kepala Pusat Industri Hijau, Apit Pria Nugraha, Trenggalek memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi hijau, didukung oleh sumber daya alam seperti hutan, laut, dan skema ekonomi hijau serta biru yang tentu saja mendukung perdagangan karbon.

“Biasanya sulit meyakinkan pimpinan daerah soal ekonomi hijau, tetapi di Trenggalek justru Bupatinya sudah sangat paham. Tinggal bagaimana perangkat daerah menyesuaikan diri,” ujar Apit saat berbicara mengenai peluang Trenggalek di sektor ini.

Potensi Perdagangan Karbon di Trenggalek
Trenggalek memiliki modal besar untuk mengonversi potensi seperti tutupan lahan dan terumbu karang menjadi nilai ekonomi karbon.

Hasilnya bisa dijual dalam skema perdagangan karbon, atau menarik pendanaan melalui program-program seperti Replus. Namun, Apit menekankan pentingnya peningkatan pemahaman dan kompetensi di tingkat perangkat daerah.

“Ini adalah mekanisme baru, ekonomi baru. Semua perangkat daerah harus memahami konsep ekonomi hijau terlebih dahulu. Dengan begitu, potensi yang dimiliki Trenggalek bisa dikonversi menjadi keuntungan ekonomi,” jelasnya.

Bupati Trenggalek Dorong Transformasi Ekonomi Hijau

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyatakan visinya untuk mendorong daerahnya masuk dalam transformasi ekonomi hijau dan sirkular. Ia menyoroti pentingnya memanfaatkan limbah industri untuk menghasilkan nilai ekonomi baru.

“Kita ingin masuk ke ekonomi sirkular. Limbah industri dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan ekonomi. Bahkan, kita bisa bekerja sama dengan industri yang sudah ada untuk offsetting, mengukur emisi gas rumah kaca, dan mengklaim nilai ekonomi karbonnya,” ungkap Bupati muda yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Masa Depan Berkelanjutan

Dengan visi yang kuat dari pemimpin daerah dan dukungan dari berbagai pihak, Trenggalek siap menjadikan perdagangan karbon sebagai salah satu pilar ekonomi masa depan. Transformasi ini tidak hanya menjanjikan keuntungan ekonomi, tetapi juga memastikan keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Trenggalek.***