Pemkab Trenggalek Hadapi Masalah Anggaran Program Makan Siang Gratis

Pemkab Trenggalek Hadapi Masalah Anggaran Program Makan Siang Gratis
Pemkab Trenggalek Hadapi Masalah Anggaran Program Makan Siang Gratis

Netrawarga.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek tengah mempersiapkan langkah strategis untuk merealisasikan program makan siang gratis, bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Namun, kebutuhan anggaran makan siang gratis sebesar Rp60 miliar menjadi tantangan besar bagi APBD Trenggalek.

Program makan siang gratis ini memerlukan anggaran yang hampir dua pertiga dari total anggaran infrastruktur Trenggalek, yang hanya sekitar Rp90 miliar.

Hingga saat ini, alokasi anggaran untuk program makan siang gratis belum masuk dalam APBD 2025.

“Kendati belum dianggarkan, kami memastikan program ini tetap bisa dijalankan di Trenggalek,” ujar Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau yang akrab disapa Mas Ipin.

Mas Ipin menjelaskan bahwa alasan utama belum dianggarkannya program ini adalah petunjuk teknis (juknis) yang baru sebatas pelaksanaan tanpa rincian sumber dana.

Pemkab berencana mencadangkan dana untuk program ini melalui Biaya Tak Terduga (BTT) dan mengusulkan anggaran pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) setelah juknis lengkap tersedia.

“Kami siapkan sejumlah skema untuk memastikan program ini berjalan, meskipun anggaran saat ini belum mencukupi untuk menjangkau seluruh siswa di Trenggalek,” tambah Mas Ipin.

Jika anggaran terbatas, Pemkab Trenggalek akan memprioritaskan sekolah-sekolah yang benar-benar membutuhkan.

Fokus utama adalah Sekolah Dasar (SD) satu atap di pelosok, yang sering menghadapi kendala ekonomi, infrastruktur, dan aksesibilitas.

“SD satu atap menghadapi banyak tantangan, mulai dari jumlah siswa yang sedikit hingga kondisi ekonomi wali murid yang sulit,” jelas Mas Ipin.

Selain itu, sekolah inklusif dengan siswa difabel atau berkebutuhan khusus juga menjadi prioritas kedua.

Pemkab Trenggalek berkomitmen untuk menjalankan program makan siang bergizi gratis dengan cara yang berkeadilan.

Koordinasi dengan DPRD Trenggalek terus dilakukan untuk memastikan implementasi program ini sesuai prioritas dan kebutuhan masyarakat.***