NETRA WARGA – Dalam beberapa hari terakhir hujan telah mengguyur Bumi Menak Sopal mulai dari intensitas ringan hingga lebat. Hujan dengan intensitas sedang kembali mengguyur Kota Alen-alen pada hari Selasa (19/11).
Berdasarkan pantauan dari Tim netrawarga.com, hujan mulai mengguyur Trenggalek sekitar pukul 14.55 WIB. Hujan tersebut mulai mereda sekitar pukul 17.00 WIB.
Walaupun hujan turun dengan intensitas yang sedang, namun waktu turun hujan dengan durasi yang cukup lama menyebabkan beberapa bencana alam melanda beberapa wilayah di Trenggalek.
Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, banjir berasal dari luapan Sungai Temon, Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek.
“Pukul 16.07 Sungai Temon meluap. Ada 11 kk dan 25 jiwa yang saat ini bermukim di dekat Sungai Temon,” papar St Triadi Atmono, Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek melalui video singkat.
Diketahui juga banjir memasuki rumah warga di sekitaran sungai tersebut. “Luapan air masuk ke dua rumah milik warga. Selain itu, ada satu warung hanyut,” lanjutnya.
Di sisi lain, sampai dengan pukul 18.00 WIB diketahui terdapat tiga titik lokasi terjadinya tanah longsor.
“Berdasarkan laporan terdapat tiga titik terjadinya tanah longsor yaitu di Desa Suren Lor, Kecamatan Bendungan; Desa Masaran, Kecamatan; Bendungan dan perbatasan Bendungan-Pagerwojo,” jelas Triadi.
Selain dua bencana tersebut, diketahui juga terjadi pohon tumbang pada tiga titik yang berbeda.
“Titiknya ada di Desa Krandegan, Kecamtan Gandusari; Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan dan Desa Jambu Kecamatan Tugu,” imbuhnya.
Pihak BPBD Trenggalek mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,karen kondisi masih dikhawatirkan berpotensi terjadinya bencana.***












