Rencana Mas Ipin Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Trenggalek

Rencana Mas Ipin Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Trenggalek
Rencana Mas Ipin meningkatkan indeks pembangunan manusia di Trenggalek

NETRA WARGA | Trenggalek– Calon Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, atau yang dikenal sebagai Mas Ipin, mengusung program subsidi bagi siswa difabel dan anak-anak dari keluarga difabel di Trenggalek.

Program ini mencakup biaya sekolah, seragam, dan transportasi pulang pergi yang akan diberikan secara gratis kepada mereka.

“Sebelum saya cuti kampanye, saya sempat meminta Bappeda untuk menghitung jumlah siswa difabel di Trenggalek dari PAUD hingga SMA, dan hasilnya hanya sekitar 524 siswa,” ujar Mas Ipin pada Kamis (7/11/2024).

Mas Ipin juga meminta agar Bappeda Litbang mendata anak-anak dari keluarga difabel agar mereka turut menerima bantuan ini.

“Transportasi, seragam, hingga pendidikan untuk siswa dari keluarga difabel akan digratiskan hingga tingkat SMA. Untuk biaya sekolah sendiri sudah gratis dengan adanya dana BOS dan program lain, jadi ini akan saling melengkapi,” tambahnya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk perhatian terhadap penyandang disabilitas, sekaligus untuk mendukung pendidikan inklusif dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Trenggalek.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan IPM, Mas Ipin yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek, telah menandatangani kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya untuk membangun kampus di Trenggalek.

“Meskipun pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan langsung di perguruan tinggi, kita punya target IPM. Pendidikan tinggi masyarakat adalah prioritas kami,” jelasnya.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemkab Trenggalek telah menghibahkan lahan seluas 20 hektar di Desa Botoputih, Kecamatan Bendungan, sebagai lokasi pembangunan kampus baru.

“Tahun ini kami mulai desain, tahun depan proses pembangunan, dan harapannya segera bisa dimanfaatkan,” tutup Mas Ipin. (Lia)