Netrawarga.com – Kondisi jalan rusak di Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, mengalami kerusakan parah yang menghambat aktivitas masyarakat dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Warga mengeluhkan jalan berlubang yang semakin memburuk akibat curah hujan tinggi serta minimnya perbaikan dalam beberapa waktu terakhir.
Rencana Pemeliharaan Jalan Rusak

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Trenggalek, Anjang Pramono, menyatakan bahwa pihaknya telah menyusun rencana pemeliharaan jalan tersebut.
Namun, keterbatasan anggaran akibat pemangkasan dana membuat perbaikan menyeluruh belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.
“Sebagai langkah awal, kami akan melakukan pemeliharaan dengan metode tambal jalan rusak agar akses tetap bisa digunakan dengan lebih aman,” jelas Anjang.
Jalan Rusak Desa Wonoanti Masuk Skala Prioritas

Ia menegaskan bahwa jalan di Desa Wonoanti menjadi prioritas. Namun, karena keterbatasan anggaran, perbaikan sementara akan dilakukan dengan metode tambal sulam.
Saat ini, pihaknya sedang mengupayakan tambahan dana melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) agar perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh.
“Dengan mengajukan anggaran DAK, kami berharap penanganan jalan ini bisa menjadi prioritas sehingga mendapatkan anggaran yang lebih besar,” tambahnya.
Anjang berharap perbaikan ini dapat segera terealisasi mengingat jalan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat, terutama untuk aktivitas ekonomi dan transportasi harian.
Meski masih menunggu kepastian anggaran, PUPR berkomitmen untuk tetap menangani permasalahan jalan rusak di Desa Wonoanti.
“Kami akan melakukan perbaikan secepat mungkin dengan pemeliharaan sementara, sembari menunggu kepastian anggaran untuk perbaikan menyeluruh,” pungkasnya.***












